DETAIL DOCUMENT
EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA ORANG TERDUGA TB DI PUSKESMAS BAAMANG II KECAMATAN BAAMANG TAHUN 2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Ifansyah, Noor
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-06-30 01:48:41 
Abstract :
Tuberculosis masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan, kecacatan, dan kematian yang tinggi sehingga perlu upaya penanggulanangan. Penelitian ini berfokus pada mengevaluasi sejauh mana proses pelayanan pada orang terduga TB di Puskesmas Baamang II Kecamatan Baamang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dimana penelitian kualitatif sering disebut metode penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting) dan disebut juga metode interpretive karena data hasil penelitian lebih berkenaan dengan interpretasi terhadap data yang ditemukan di lapangan. Dalam penelitian kualitatif instrumennya adalah orang atau human instrument, yaitu peneliti itu sendiri. Analisis data bersifat induktif/kualitatif berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Dari hasil penelitian wawancara dengan informan dan observasi secara langsung dilapangan ditemukan masalah bukan pada input dan proses tetapi muncul karena keadaan wabah virus corona yang melanda Indonesia dan Dunia. Diharapkan kerjasama lintas program di Puskesmas dan juga peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Tuberculosis dapat mendorong tercapaianya SPM terhadap orang terduga TB. Tuberculosis is still a public health problem that causes high morbidity, disability, and death, so it needs to be tackled. This study focuses on evaluating the extent of the process. services for people suspected of TB at the Baamang II Health Center, Baamang District. This research is a type of qualitative research where qualitative research is often called a naturalistic because the research is carried out in natural conditions (natural settings) and is also called an interpretive because the research data is more related to the interpretation of the data found in the field. In qualitative research, the instrument is a person or human instrument, namely the researcher himself. Data analysis is inductive/qualitative based on facts found in the field, and qualitative emphasize meaning rather than generalization. From the results of interviews with informants and direct observations in the field, it was found that the problem was not in the input and process but arose because of the state of the corona virus outbreak that hit Indonesia and the world. It is hoped that cross-program collaboration at the Puskesmas as well as community participation in efforts to prevent and control Tuberculosis can encourage the achievement of MSS for people suspected of TB. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin