Abstract :
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kabupaten Banjar adalah
bagian dari satuan perangkat kerja daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar,
Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Struktur organisasi Dinas KISP Banjar terdiri atas kepala
dinas, sekretaris, tiga bidang, dan sepuluh seksi/sub bagian (subag) dengan jumlah total pegawai
sebanyak 26 orang. Tiga bidang tersebut yakni Bidang Penyelenggaraan e-Goverment, Bidang
Statistik dan Persandian, dan Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.
Permasalahan yang kerap muncul pada Dinas Komunikasi dan Informatika masih belum
memiliki sistem atau aplikasi yang dapat menampung atau mengarsipkan data-data hasil desain yang
dibuat dalam media digital, yang nantinya seaktu-waktu akan dipergunakan kembali sebagai bahan
laporan. Pentingnya sebuah media pengarsipan hasil desain media digital ini adalah supaya
memungkinkan data yang telah dibuat tidak hilang dan mempermudah dalam pencariannya.
Sistem yang dibutuhkan ialah Sistem yang berbasis Website, agar semua petugas pada Dinas
Komunikasi dan Informatika tersebut dapat mengakses sistem yang telah dibuat. Kesimpulan yang
didapat dengan adanya sistem yang baru yaitu dapat mempermudah dalam mendapatkan Informasi?Informasi yang dibutuhkan pada Dinas Komunikasi dan Informatika dan mempersingkat waktu
petugas dalam hal penginputan data.
The Office of Communication, Informatics, Statistics and Public Works (KISP) of Banjar
Regency is part of the regional work unit (SKPD) within the Government of Banjar Regency, South
Kalimantan Province (Kalsel). The organizational structure of the KISP Banjar Office consists of a
head of office, a secretary, three areas, and ten sections/subdivisions (subag) with a total number
of employees of 26 people. The three areas are the Sector of Implementation of e-Goverment, the
Sector of Statistics and Bathing Water, and the Sector of Public Information and Communication
Management.
Problems that often arise in the Office of Communication and Informatics still do not have
a system or applications that can contain or archive design result data created in digital media,
which will later be reused as a report material. The importance of an archiving medium as a result
of digital media design is to allow the data that has been created not to be lost and make it easier
to find it.
The system needed is a Website-based system, so that all officers in the Communication
and Information Office can access the system that has been created. The conclusion obtained with
the existence of a new system is that it can facilitate in obtaining the information needed at the Office
of Communication and Information and shorten the time of officers in terms of entering data.