Abstract :
Blok substansial ringan adalah salah satu bahan struktur yang digunakan untuk membuat
dinding di rumah, struktur dan lain-lain. Balok-balok besar ringan berbusa biasanya dibuat
dengan bahan-bahan besar, khususnya pasir, beton, dan air. Namun, ada pengembangan
spesialis buih dengan tujuan agar berat balok menjadi lebih ringan dan permukaan menjadi
halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemanfaatan serpihan sekam padi
sebagai pengganti pasir dengan varietas 25%, setengah, 75% dan 100 persen pada balok
ringan. Uji balok ringan menggabungkan gravitasi tertentu, asimilasi, dan kekuatan tekan
balok ringan. Efek samping dari nilai berat jenis limbah sekam padi varietas 25%, setengah,
75% dan 100 persen secara terpisah 1131,26 kg/m3, 1010,37 kg/m3, 832 kg/m3, 906,07
kg/m3 termasuk kelas V semen ringan dalam pandangan dari ASTM C-495; hasil pengujian
kuat tekan selama 28 hari berturut-turut adalah 13,333 kg/m², 11,111 kg/m², 22,222 kg/m²,
dan 28,889 kg/m², dan akibat uji asimilasi air adalah 17,18%, 24,34% secara terpisah. ,
23,15%, dan 15,43%. Mengingat data yang diperoleh dari buku harian dan SNI beton dari
penelitian yang diarahkan, sifat semen lebih membumi dengan memanfaatkan total serpihan
sekam, sehingga serpihan sekam dapat dimanfaatkan dalam produksi blok ringan dan semen
yang berbeda.
Lightweight substantial block is one of the structure materials used to make walls in houses,
structures and others. Froth lightweight substantial blocks are made with substantial
materials as a rule, in particular sand, concrete and water. Nonetheless, there is the
expansion of a froth specialist with the goal that the heaviness of the block becomes lighter
and the surface becomes smooth. This study intends to decide the impact of utilizing rice husk
debris as a substitute for sand with varieties of 25%, half, 75% and 100 percent on
lightweight blocks. The light block test incorporates the particular gravity, assimilation, and
compressive strength of lightweight blocks. The aftereffects of the particular gravity worth of
rice husk debris variety of 25%, half, 75% and 100 percent separately 1131.26 kg/m3,
1010.37 kg/m3, 832 kg/m3, 906.07 kg/m3 including class V lightweight cement in view of
ASTM C-495; the consequences of the compressive strength test on 28 successive days were
13.333 kg/m², 11.111 kg/m², 22.222 kg/m², and 28.889 kg/m², and the consequences of the
water assimilation test were 17.18%, 24.34%, separately. , 23.15%, and 15.43%. In view of
data acquired from diaries and SNI on concrete from research directed, the nature of cement
is more grounded by utilizing husk debris total, so that husk debris can be utilized in the
production of lightweight blocks and different cements