Abstract :
rug procurement planning is an important stage in meeting the need for drugs in a health service.
The purpose of the study was to determine and analyze the level of knowledge, attitudes and skills of
pharmacists with planning for drug procurement at the Puskesmas in the work area of the Banjarmasin
City Health Office. This research is an analytic survey with a cross sectional approach. The number of
research samples was 78 respondents. The sampling technique was Total Sampling. Analysis of the data
using the Chi-Square test. The results of the study showed that there were 49 people who had good drug
procurement planning (62.8%).The level of knowledge of good pharmacists was 56 people (71.8%). The
attitude of positive pharmaceutical staff is 55 people (70.5%) The skills of capable pharmacists are 55
people (70.5%). There is a relationship between the level of knowledge, attitudes and skills of
pharmacists with planning for drug procurement at the Puskesmas in the work area of the Banjarmasin
City Health Office. It is recommended that the Banjarmasin City Health Office conduct guidance by
providing training on the management of drug management and health supplies at the puskesmas
Perencanaan pengadaan obat merupakan tahap yang penting dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan
di suatu pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian mengetahui dan menganalisis tingkat pengetahuan, sikap
dan keterampilan tenaga kefarmasian dengan perencanaan pengadaan Obat di Puskesmas wilayah kerja
Dinas Kesehatan kota Banjarmasin. Penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan cross
sectional. Jumlah sampel penelitian 78 responden Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling.
Analisis data menggunakan uji Chi-Square Hasil penelitian diketahui perencanaan pengadaan obat yang
baik berjumlah 49 orang (62,8 %).Tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian yang baik berjumlah 56
orang (71,8 %). Sikap tenaga kefarmasian positif berjumlah 55 orang (70,5 %) Keterampilan tenaga
kefarmasian mampu berjumlah 55 orang (70,5 %). Ada hubungan tingkat pengetahuan, sikap dan
keterampilan tenaga kefarmasian dengan perencanaan pengadaan obat di Puskesmas wilayah kerja Dinas
Kesehatan kota Banjarmasin. Disarankan agar Dinas Kesehatan kota Banjarmasin melakukan pembinaan
dengan memberikan pelatihan mengenai manajemen pengelolaan obat serta perbekalan kesehatan di
puskesmas