Abstract :
Konseling individual merupakan salah satu program bimbingan dan konseling. Peserta didik di
SMPN 1 Rantau dan SMPN 2 Rantau 99 % berasal dari suku Banjar. Mereka belum aktif
memanfaatkan layanan konseling individual karena berbagai alasan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pendapat peserta didik suku
Banjar tentang layanan konseling individual. Metode penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi.
Penelitian dilakukan di SMPN 1 Rantau dan SMPN 2 Rantau, Kabupaten Tapin. Teknik
pengumpulan data yaitu wawancara dan studi dokumen.
Hasil penelitian ini yaitu peserta diddik suku Banjar berpendapat agar 1) Pelaksanaan konseling
individual di sekolahnya lebih baik dan semua peserta didik dapat mengikutinya secara sukarela 2)
Guru BK mensosialisasikan tentang konseling individual kepada semua peserta didik secara
offline dan online dengan pendekatan personal dan klasikal 3) Ada media untuk layanan konseling
dengan handphone, dengan chat WA, telepon, videocall, instagram dan email serta penggunaan
bahasa Banjar dalam proses konseling individual.
Kesimpulan: Peserta didik suku Banjar berpendapat agar pelaksanaan konseling individual agar
lebih baik dan peserta didik aktif ikut konseling individual dan Guru BK agar mensosialisasikan
konseling individual serta ada media lain untuk melaksanakan layanan konseling individual dan
guru BK menggunakan bahasa Banjar dalam proses konseling.
Saran untuk peneliti berikutnya agar dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk
melakukan penelitian berikutnya dan mengembangkannya.
ndividual counseling is a program of guidance and counseling. The students in SMPN 1 Rantau
and SMPN 2 Rantau are 99 % ethnic of Banjar. They not yet activ use individual counseling cause
some reasons.
This research purpose to know and describe about opinion of the etnic Banjar students about
individual counseling. The research method is qualitative phenomenology. That research is done in
SMPN 1 Rantau and SMPN 2 Rantau, Tapin regency. The technique of the data gathering use deep
interview and study document.
The result of this research that the etnic Banjar students have opinion in order to: 1) The
individual counseling implementation is better and all students can voluntary join individual
counseling. 2) The guidance and counseling teacher sozialize about individual counseling to all
students, by offline and online, by personal and classical approach. 3) The other media for
counseling is handphone by whatsapp chatting, calling, videocall, instagramm and email and using
Banjar language in individual counseling proces.
This researxh conclusion that etnic Banjar students have opinion thet implementation of
individual counseling is better and students can aktiv join individual counseling, and guidance and
counseling theacher sozialize about individual counseling, and there is other media for individual
counseling implementation and the guidance abd counseling teacher use Banjar language in
counseling.
The suggestion for follower researcher can use this research to reference and develop next
research.