Abstract :
Remaja merupakan masa-masa penuh dengan rasa penasaran yang tinggi untuk mengeksplor
rasa keinginan tau yang tinggi ada kalanya rasa itu membuat mereka kewalahan untuk menunjukkan rasa
tersebut sehingga sering dikaitkan dengan ( strom & stress) untuk itu penelitian ini bertujuan mengetahui
Hubungan antara loneliness dan kontrol diri terhadap perilaku adiksi pornografi pada remaja di SMA Di
Barito Kuala. Tujuan hipotesis dalam penelitian ini adalah memperoleh hubungan loneliness dan self
control terhadap perilaku adiksi pornografi pada remaja SMA Di Barito Kuala. pengumpulan data
menggunakan alat ukur berupa angket tertutup dengan menggunakan model sekala likert, dengan metode
teknik Rendom Sampling. Subjek populasi siswa siswi SMA yang berusia 14-17 tahun dengan jumlah
sampel 213 orang. Teknik analisis menggunakan Analisis Regresi berganda dengan menggunakan
bantuan program IMB SPSS versi.25. Menunjukan hasil anlaisis data bahwa terdapat hasil signifikan
antara ( X1), (X2), dan (Y) yang mana Sig.F Change < 0,05 dengan hasil yang diperoleh yaitu p = 0,000
yang mana lebih kecil (0,05) . Adapun arah hubungan dari ketiga variabel pada penelitian tersebut adalah
positif yang mana hipotesis tersebut diterima.
dolescence is a period full of high curiosity to explore a high sense of desire, sometimes it
makes them overwhelmed to show that feeling so it is often associated with (storm & stress) for this
reason this study aims to determine the relationship between loneliness and stress self-control on
pornographic addiction behavior in adolescents at Barito Kuala High School. The purpose of the
hypothesis in this study is to obtain the relationship between loneliness and self-control on pornography
addiction behavior in high school teenagers in Barito Kuala. data collection using a measuring
instrument in the form of a closed questionnaire using a Likert scale model, with the Rendom Sampling
technique method. The subject population is high school students aged 14-17 years with a total sample of
213 people. The analysis technique uses multiple regression analysis using the SPSS version 25 IMB
program. Shows the results of data analysis that there are significant results between (X1), (X2), and (Y)
where Sig.F Change <0.05 with the results obtained, namely p = 0.000 which is smaller (0.05). The
direction of the relationship of the three variables in this study is positive, which means that the
hypothesis is accepted.