Abstract :
Berdasarkan pemantauan status gizi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,
bayi usia di bawah lima tahun (balita) yang mengalami masalah gizi pada tahun 2017 mencapai 17,8 sama
dengan tahun sebelumnya (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017). Berdasarkan data di Puskesmas
Cempaka Putih gizi kurang mengalami kenaikan tahun 2020 sebanyak 12 balita tahun 2021 sebanyak 17, balita
gizi lebih juga mengalami kenaikan tahun 2020 sebanyak 44 tahun 2021 sebanyak 68 balita. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Makan, Pekerjaan, Pengetahuan dan Sikap dengan Status Gizi
Balita di Puskesmas Cempaka Putih Kota banjarmasin Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian
Kuantitatif yang bersifat analitis dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian
ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 7-59 bulan yang berkunjung di bulan Januari sampai Maret
yaitu 161 orang, dengan sampel sebanyak 62 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada
hubungan pola makan dengan status gizi balita (p = 0,511), tidak ada hubungan pekerjaan dengan status gizi
balita (p = 0,468), tidak ada hubungan pengetahuan dengan status gizi balita (p = 0,344), ada hubungan sikap
dengan status gizi balita (p = 0,003). Dari hasil penelitian diharapkan untuk meningkakan edukasi kepada ibu
balita yang berkunjung ke puskesmas terutama keseimbangan gizi pada anak.
Based on nutritional status monitoring carried out by the Ministry of Health of the Republic of
Indonesia, infants under five years of age (toddlers) who experienced nutritional problems in 2017 reached 17.8
the same as the previous year (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2017). Based on data at the
Cempaka Putih Public Health Center, undernutrition has increased in 2020 as many as 12 toddlers in 2021, as
many as 17 toddlers, over nutrition toddlers also experienced an increase in 2020 as many as 44 in 2021 as
many as 68 toddlers. This study aims to determine the relationship between diet, occupation, knowledge and
attitudes with nutritional status of children under five at Cempaka Putih Health Center Banjarmasin City in
2022. This research is a quantitative research that is analytical using a cross sectional approach. The
population in this study were all mothers who had toddlers aged 7-59 months who visited from January to
March, namely 161 people, with a sample of 62 respondents. The results showed that there was no relationship
between diet and the nutritional status of children under five (p = 0.511), there was no relationship between
work and the nutritional status of children under five (p = 0.468), there was no relationship between knowledge
and the nutritional status of children under five (p = 0.344). with the nutritional status of children under five (p
= 0.003). From the results of the study, it is expected to improve education for mothers of toddlers who visit the
puskesmas, especially the balance of nutrition in children.