Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Upaya penerapan disipilin kerja untuk
meningkatkan kinerja karyawan pada Koperasi Karyawan PEDAMI Banjarmasin, (2) Apakah
dengan adanya penerapan disiplin kerja dapat memberikan manfaat terhadap karyawan.
Dalam menganalisis data, penulis menggunakan analisis data kualitatif yaitu dengan
mencari data-data yang tidak menggunakan rumus-rumus statistik dimana penulis hanya
menggunakan tipe penelitian deskriptif, dimana data dan permasalahan yang terkumpul
kemudian penulis membahas dengan menggunakan teori-teori yang sesuai dengan
permasalahan dan penelitian.
Hasil penelitian menunjukan 1) tingkat kedisiplinan pada Koperasi Karyawan
PEDAMI Banjarmasin yaitu dilihat dari absensi kehadiran cukup rendah di tahun 2018 dari
pada 2019, maka perlu tindakan dari manajemen HRD untuk dapat meningkatkan absensi
karyawan tersebut dengan cara memberikan sanksi yang tegas berupa potongan gaji jika
melakukan pelanggaran. (2) Penerapan disiplin kerja yang diterapkan di Koperasi Karyawan
PEDAMI Banjarmasin dengan adanya sanksi-sanksi mulai dari skala ringan hingga sanksi
skala paling berat yang bertujuan menciptakan karyawan yang tertib berwibawa serta
berdisiplin dapat dikatakan efektif. (3) berdasarkan grafik perbandingan data absensi sakit,
ijin, dan alpa disiplin kerja secara keseluruhan dapat dijelaskan bahwa terjadi perbaikan dan
peningkatan kualitas disiplin kerja pada koperasi karyawan PEDAMI Banjarmasin, hal ini
dapat dibuktikan dengan adanya penurunan kuantitas tidak masuk kerja pada tahun 2018 dan
2019 baik dari segi tidak masuk kerja dikarenakan sakit, ijin, dan alpa. Dengan adanya
beberapa peringatan dan juga pemberhentian yang ada tersebut bertujuan untuk menciptakan
karyawan yang tertib dan berwibawa serta berdisiplin dapat dikatakan efektif.
This research aims to find out: (1) The effort to implement work-in-line to improve
employees ' performance of PEDAMI employee Cooperative Banjarmasin, (2) whether the
implementation of working discipline can benefit employees.
In analyzing the data, the authors use qualitative data analysis is to search for data
that does not use statistical formulas where the authors only use descriptive research type,
where the data and problems gathered then the author discusses using theories that
correspond to the problems and research.
The results showed 1) the degree of discipline in the PEDAMI employee cooperative
Banjarmasin which is seen from the attendance of a fairly low attendance in the year 2018
from 2019, then it is necessary to act from HRD management to increase the attendance of
the employee by giving strict sanctions in the form of salary deduction if the violation. (2) The
application of working discipline applied in PEDAMI employee cooperative Banjarmasin
with sanctions ranging from light scale to the toughest scale sanctions aimed at creating an
orderly authoritative and disciplined employee can be said to be effective. (3) based on the
comparative graph of the absence of sick attendance, permits, and overall work discipline
can be explained that there is improvement and improvement of the quality of work discipline
in the employee cooperative PEDAMI Banjarmasin, this can be proved by the decrease in the
quantity of not working in the years 2018 and 2019 both in terms of not entering work due to
illness, permits, and ALPA. With some warnings and also the stop is intended to create an
orderly and authoritative and disciplined employee can be said to be effective.