Abstract :
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan adalah lembaga pemerIntah nonkementrian di Indonesia
yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerIntahan di bidang pertanahan secara nasional, regional dan
sektoral. BPN dulu dikenal dengan sebutan Kantor Agraria. BPN diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 10
Tahun 2006 tentang Badan Pertanahan Nasional. Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin adalah instansi vertikal
dari Badan Pertanahan Nasional yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kantor Wilayah
BPN.Perkembangan teknologi didalam Kantor Pertanahan Indonesia dapat dilihat dari adanya sistem teknologi
informasi untuk mempermudah proses penyebaran informasi dan pengelolaan data keperluan kantor atau ATK.
Namun tidak semua Kantor Pertanahan yang ada di wilayah Indonesia yang telah memanfaatkan perkembangan
sistem dan teknologi informasi, salah satunya iyalah Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin.Dalam pengelolaan
data keperluan kantor atau ATK, sistem pengolahan nya secara manual atau sudah menggunakan komputer
tetapi belum menggunakan Internet. Sistem tersebut tentu saja memiliki banyak segali kelemahan yang
implikasinya adalah lemahnya sistem pengelolaan data ATK pada Kantor Pertanahan Kota Banjarmasin yang
kurang efektif
The National Land Agency (BPN) of South Kalimantan is a non-ministerial government agency in Indonesia
that has the task of carrying out government duties in the land sector nationally, regionally and sectorally. BPN
was formerly known as the Agrarian Office. BPN is regulated through Presidential Regulation Number 10 of
2006 concerning the National Land Agency. The Banjarmasin City Land Office is a vertical agency of the
National Land Agency which is under and directly responsible to the BPN Regional Office. However, not all
land offices in the territory of Indonesia have utilized the development of information systems and technology,
one of which is the Banjarmasin City Land Office. The system, of course, has many weaknesses, the implication
of which is the ineffectiveness of the ATK data management system at the Banjarmasin City Land Office.