Abstract :
Perilaku kesehatan reproduksi yaitu kondisi dan praktik untuk mempertahankan kesehatan dan
mencegah terjadinya penyebaran penyakit. SMA Negeri 2 Banjarmasin terletak di daerah pendidikan,
permukiman penduduk dan pertokoan yang ramai dekat dengan pelabuhan laut dan tempat hiburan
seperti karaoke ataupun hotel berbintang, tantangan tinggal di pusat perkotaan tentunya bagian
darinya yaitu banyak terjadi pergaulan bebas, sehingga para siswa nya secara langsung terpengaruh
oleh pergaulan bebas dari golongan usia diatasnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui
tingkat pengetahuan siswa, keyakinan siswa, peran ibu dan pengaruh media sosial dengan perilaku
menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik
dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua siswa X di SMAN 2
Banjarmasin. Sampel ditentukan dengan metode accidental sampling sebanyak 82 responden. Hasil
penelitian menunjukkan besar frekuensi perilaku menjaga kesehatan reproduksi baik sebesar 62,2%,
pengetahuan baik 62,2%, keyakinan baik 58,5% peran ibu baik 61,0% dan pengaruh media sosial
73,2%. Uji statistik menggunakan uji chi squarre, hasil penelitian menunjukkan ada hubungan
pengetahuan (p=0,000), keyakinan (p=0,003), peran orang tua (p=0,000), dan pengaruh media sosial
(p=0,008) dengan perilaku menjaga kesehatan reproduksi remaja putri di SMA Negeri 2 Banjarmain.
Diharapkan segala hal terkait baik sekolah, responden dan orang tua lebih memperhatikan dan
memahami tentang menjaga kesehatan reproduksi secara baik dan menambahkan materi tambahakn
tentang kesehatan reproduksi.
Kata Kunci: Perilaku, Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Keyakinan,Peran Ibu dan Sosial Media
Kepustakaan: 38 (2002-2022)