Abstract :
Berdasarkan dari studi awal terdapat 6 riwayat kecelakaan kerja berat yang tercatat pada laporan kecelakaan kerja
perusahaan, serta 2 riwayat kecelakaan kerja terbaru yaitu pada tahun 2020 dan 2021 yang tidak tercatat pada laporan
kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan
dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. Bina Multi Alam Lestari (BMAL) Muara
Teweh tahun 2022. Penelitian ini menggunakan jenis observasional analitik dengan pendekatan cross sectional
dengan responden sebanyak 47 pekerja produksi yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan
kuesioner dengan cara wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan uji chi square ?= (0,05). Hasil penelitian
menunjukan bahwa pekerja yang pernah mengalami kecelakaan kerja sebanyak 14 orang (29,8%) dan didapatkan
bahwa ada hubungan antara usia (p-value = 0,001), masa kerja (p-value = 0,000), penggunaan APD (p-value = 0,010)
dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. BMAL serta tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan (p-value = 0,136)
dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. BMAL. Disarankan bagi pekerja agar senantiasa patuh terhadap penggunaan
APD dan menggunakan APD secara lengkap sesuai SOP, perusahaan diharapkan membuat sanksi yang baku agar
memberikan efek jera kepada pekerja yang tidak menggunakan APD secara lengkap.