DETAIL DOCUMENT
ANALISIS IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG PENGURANGAN PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK DI KOTA BANJARMASIN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
SASMITASARI, PUTRI
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2022-10-14 01:45:16 
Abstract :
Berangkat dari isu penumpukan sampah plastik yang semakin meningkat di Indonesia, yang secara bersamaan Kalimantan Selatan menjadi penyumbang paling tinggi dalam kontribusi sampah plastik di pulau Kalimantan. Di saat bersamaan, Kota Banjarmasin sebagai pusat ibukota Kalimantan Selatan memiliki kebijakan dalam mengupayakan pengurangan sampah plastik melalui Peraturan Walikota No 18 Tahun 2016 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Banjarmasin. Kebijakan yang mengarah pada pelarangan penggunaan kantong plastik di retail modern dan pasar tradisional adalah yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Karena itu menjadi sangat menarik untuk meninjau lebih jauh implementasi kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik terhadap pengurangan populasi sampah plastik di Kota Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan indikator yang dikembangkan oleh Edwards III. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan Perwali No 18 tahun 2016 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Banjarmasin dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa implementasi kebijakan Perwali No 18 tahun 2016 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Banjarmasin berdasarkan empat indikator yang dikembangkan oleh Edwards, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi sudah berjalan dengan baik. Adapun cacatan yang belum maksimal terdapat pada aspek sumber daya, yaitu sumber daya anggaran yang masih menjadi kendala dalam proses implementasi. Kemudian faktor pendukung dalam implementasi adalah komitmen pemerintah dalam melakukan upaya pengurangan penggunaan kantong plastik dan kesadaran masyarakat. Sedangkan faktor penghambat dalam implementasi juga terjadi karena sebagian masyarakat yang belum menyadari dan ikut berperan aktif dalam pengurangan penggunaan kantong plastik. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin