Abstract :
Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya berbeda nyata dan interaksi jenis itik dan jenis ransum terhadap pertambahan konsumsi ransum, pertambahan berat badan, konversi ransum, dan bobot badan akhir. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, terdiri dari dua factor perlakuan yaitu tiga jenis itik jantan (Peking, Mojosari, dan Mojosari-Alabio) dan tiga jenis ransum (BR1, PP3, dan Mix). Hasil analisis keragaman menunjukkan tidak ada interaksi (P>0,05) dengan konsumsi ransum dan konversi ransum, dan adanya interaksi (P<0,05) dengan pertambahan berat badan dan berat badan akhir. Berdasarkan penelitian ini, jenis itik dan jenis ransum yang unggul untuk ternak itik yang diambil dagingnya adalah jenis itik Peking dan Ransum BR1.
he study aims to determine the existence of real differences and interactions of duck types and types of
rations to the increase in ration consumption, weight gain, ration conversion, and final body weight. The
research design used was a Factorial Complete Randomized Design (RAL), consisting of two treatment factors,
namely three types of male ducks (Peking, Mojosari, and Mojosari-Alabio) and three types of rations (BR1,
PP3, and Mix). The results of the diversity analysis showed no interaction (P>0.05) with ration consumption
and ration conversion, and there was no interaction (P<0.05) with weight gain and final weight. Based on this
study, the types of ducks and the types of rations that are superior for ducks that are taken for meat are the
Peking duck breed and the BR1 Ration