DETAIL DOCUMENT
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Fitria, Nur Khaliza
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine 
Datestamp
2022-11-05 02:18:34 
Abstract :
Manajemen Logistik Obat merupakan rangkaian kegiatan yang menyangkut aspek perencanaan, permintaan/pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, pencatatan dan pelaporan, pemantauan dan evaluasi, penghapusan obat di Ruang Farmasi Puskesmas Pekauman, dan masih terdapat beberapa masalah yaitu obat yang datang tidak sesuai, sehingga menimbulkan kekosongan obat, serta anggaran dana yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen logistik obat di Ruang Farmasi Puskesmas Pekauman. Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan obat di Puskesmas belum terpenuhi oleh Dinas Kesehatan, dan obat yang datang belum sesuai dengan LPLPO. Pengadaan dari APBD, JKN, dan BOK. Penerimaan obat sesuai LPLPO. Penyimpanan obat disimpan secara alfabetis. Pendistribusian obat menggunakan transportasi dari Dinas Kesehatan. Pengend alian. Pencatatan resep, jumlah kunjungan, pengeluaran obat dan pelaporan. Pemantauan dan evaluasi stok opname, melihat kesesuaian fisik dengan kartu stok. Penghapusan obat belum pernah dilakukan di Puskesmas. Drug Logistics Management is a series of activities involving aspects of planning, request/procurement, receipt, storage, distribution, control, recording and reporting, monitoring and evaluation, and drug elimination in the Pharmacy Room of Pekauman Health Center, and there are still some problems, namely drugs that come not in accordance, resulting in drug vacancies, as well as a lack of budget funds. This study aims to determine the logistics management of drugs in the Pharmacy Room of the Pekauman Health Center. This type of research uses a qualitative approach with interviews and observations to collect data. The results showed that the drug planning at the Puskesmas has not been fulfilled by the Health Office, and the drugs that come are not in accordance with the LPLPO. Procurement from APBD, JKN, and BOK. Acceptance of drugs according to LPLPO. Drugs are stored alphabetically. Distribution of drugs using transportation from the Health Office. Control. Prescription recording, number of visits, drug dispensing and reporting. Monitoring and evaluation of stock-taking, seeing physical compatibility with stock cards. Drug dispensing has never been carried out at the Puskesmas. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin