Abstract :
Bendungan merupakan bangunan yang dibangun melintang sungai untuk meninggikan muka air dan
membuat tampungan air yang lazim disebut waduk. Pengertian bendungan tersebut ialah bendungan
zonal yang zona kedap airnya terletak di dalam tubuh bendungan dengan kedudukan vertikal, biasanya
inti tersebut terletak di atas fondasi batuan keras, massif dan fresh. Sehingga diperlukan metode galian
yang efektif dan efisien dalam pelaksanaannya. Hal yang akan dilakukan adalah dengan melihat realisasi
metode pelaksanaan pekerjaan yang kemudian akan dianalisa berdasarkan aspek ekonomi serta
permasalahan yang ditimbulkan. Manfaat yang logis didapat dalam hal ini adalah untuk mengetahui
tingkat efektivitas, efisiensi biaya dan waktu pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perbandingan volume produksi, analisa biaya dan waktu produksi galian batuan keras dengan metode
peledakan (blasting) dan metode alat mekanis (excavator hydrolic breaker). Metode penelitan
menggunakan metode kuantitatif dengan menganalisis pekerjaan peledakan (blasting) dan excavator
hydrolic breaker di lapangan. Jenis data yang digunakan sebagai perhitungan kuantitatif terdiri dari data
geometri peledakan, bahan peledak, pengukuran (survey) volume galian excavator hydrolic breaker,
analisa harga satuan peledakan (blasting) dan excavator hydrolic breaker. Hasil penelitian berdasarkan
perhitungan volume produksi galian batuan keras dengan metode peledakan (blasting) diperoleh
produktivitas sebesar 157,5 m3
/jam atau 787,5 m3
/hari. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan
volume produksi galian batuan keras dengan metode excavator hydrolic breaker diperoleh produktivitas
sebesar 22,5 m3
/jam atau 180 m3
/hari dan berdasarkan hasil perhitungan analisa biaya dan waktu
produksi galian batuan keras dengan metode peledakan (blasting) didapat jumlah harga untuk 1 kali
peledakan sebesar Rp 177.663.742,99 dengan waktu 5 jam/ 1 hari kerja. Sedangkan berdasarkan hasil
perhitungan analisa biaya dan waktu produksi galian batuan keras dengan metode excavator hydrolic
breaker didapat dengan jumlah harga sebesar Rp 248.905.440,00 dengan waktu 8 jam/ 1 hari kerja. Dari
perhitungan tersebut maka diketahui biaya untuk 1 m3 galian dengan metode peledakan (blasting)
didapatkan harga Rp 225.604,753/m3
sedangkan untuk galian dengan metode excavator hydrolic
breaker didapatan harga Rp 1.382.808,00. Berdasarkan data tersebut didapatkan rasio antara biaya galian
metode peledakan (blasting) dan metode excavator hydrolic breaker adalah 1 : 6,129.