Abstract :
Status gizi merupakan indikator kesehatan yang penting. Masalah gizi buruk pada UPT. Puskesmas Karang Intan 1 tampaknya belum dapat teratasi dengan baik. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa pengetahuan ibu mengenai kejadian gizi buruk di UPT. Puskesmas Karang Intan 1. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap informan.Informan dalam penelitian ini ada 7 orang yaitu 1 Kepala Bidang gizi, 3 kader dan 3 ibu balita yang mempunyai anak gizi buruk. Hasil penelitian menunjukkan awareness (kesadaran) & interest (merasa tertarik) dimana ibu memiliki balita gizi buruk sadar dan tertarik pada status gizi anaknya, ibu ingin mengetahui tentang makanan yang bergizi untuk menaikkan berat badan anaknya. Evaluation (menimbang-nimbang), trial, adaption ibu balita belum mampu mempertimbangkan baik buruknya tindakan terhadap status gizi anaknya, tidak mampu mencoba perilaku baru. Pengetahuan ibu balita gizi buruk dalam aspek pemberian makan secara umum termasuk kurang. Terutama dalam hal komposisi, porsi makanan dan pemberian makanan bergizi, yang merupakan pengetahuan yang penting dalam usaha menaikkan status gizi balita. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh kurangnya pemahaman ibu balita, serta kurangnnya pemberian makan bergizi dan pemeliharaan kesehatan yang baik bagi balita karena faktor ekonomi keluarga. Disarankan kepada ibu balita gizi buruk, sebaiknya menitipkan anak untuk datang ke posyandu bersama nenek atau kerabat yang lain. Dengan demikian, pemantauan mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak tidak akan terlewatkan.
Nutritional status is an important indicator of health. Malnutrition problems in UPT.
Puskesmas Karang Intan 1 seems to have not been resolved properly. The purpose of the study
was to determine the incidence of malnutrition in UPT. Puskesmas Karang Intan 1. The
research method uses a qualitative approach with in-depth interviews of informants. The
informants in this study were 7 people, namely 1 Kepala Bidang of nutrition, 3 cadres and 3
mothers of toddlers who had malnourished children. The results showed awareness & interest
where mothers have undernourished toddlers are poorly aware and interested in the nutritional
status of their children, mothers want to know about nutritious foods to increase their child's
weight. Evaluation, trial, adaption of toddler mothers has not been able to consider the good
and bad actions on the nutritional status of their child, unable to try new behaviors. The
knowledge of mothers of toddlers is malnourished in the aspect of feeding in general including
lacking. Especially in terms of composition, portion of food and nutritious feeding, is an
important knowledge in an effort to improve the nutritional status of toddlers. This may be due
to the lack of understanding of toddler mothers, as well as the lack of nutritious feeding and
good health maintenance for toddlers due to family economic factors. It is recommended to
mothers of malnourished toddlers, you should ask for help to come to the posyandu with their
grandmother or other relatives. Thus, monitoring regarding the growth and development of
the child will not be missed.