Abstract :
Pil KB merupakan salah satu kontrasepsi hormonal yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kehamilan yang ditambahkan kedalam tubuh seorang wanita dengan cara diminum (pil) tujuan dari mengonsumsi pil KB secara teratur adalah untuk mencegah, menghambat terjadinya kehamilan yang memang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi pil di Wilayah Kerja Balai Penyuluh KB Kecamatan Jejangkit tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah peserta KB aktif sebanyak 487 orang. Sampel sebanyak 83 responden yang diambil dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Berdasarkan uji statistik didapatkan hasil uji bivariat ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p-value = 0,000), sikap (p-value = 0,012), dukungan suami (p-value = 0,000) dengan penggunaan kontrasepsi pil di Wilayah Kerja Balai Penyuluh KB Kecamatan Jejangkit tahun 2022. Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p-value = 0,431) dan paritas (p-value = 0,100) dengan penggunaan kontrasepsi pil di Wilayah Kerja Balai Penyuluh KB Kecamatan Jejangkit tahun 2022. Perlu dilakukannya edukasi secara intensif, pengupayaan untuk monitoring dan mengevaluasi kepatuhan masyarakat untuk memakai kontrasepsi pil agar lebih maksimal dan untuk ibu agar lebih disiplin dalam menggunakan kontrasepsi pil.
Pil KB a hormonal contraceptive that aims to prevent pregnancy. It is added to a woman's body by taking
it (pills). The purpose of taking birth control pills regularly is to prevent or prevent unwanted pregnancies. This
study aims to determine the factors related to the use of pill contraceptives in the Work Area of balai penyuluh
KB district Jejangkit in 2022. This type of research is quantitative which is analytical using a cross sectional
approach. The population in this study was 487 active birth control participants. A sample of 83 respondents was
taken using proportional random sampling techniques. Data collection in this study used questionnaires. Based
on the static test, the results of the bivariate test obtained a significant relationship between maternal knowledge
(p-value = 0.000), attitude (p-value = 0.012), husband support (p-value = 0.000) and the use of pill contraceptives
in Work Area of balai penyuluh KB district Jejangkit in 2022. There was no significant relationship between the
level of education (p-value = 0.431) and parity (p-value = 0.100) with the use of pill contraceptives in the Work
Area of balai penyuluh KB district Jejangkit in 2022. It is necessary to carry out intensive education, efforts to
monitor and evaluate the compliance of the community to use contraceptive pills to be more optimal and for
mothers to be more disciplined in using contraceptive pills