Abstract :
Purun dibudidayakan untuk dipanen batangnya yang dijadikan bahan anyaman, Seperti topi, tas, kipas, dan tikar. Selain untuk kerajinan, anyaman purun juga bisa dibuat untuk membungkus barang-barang dagang seperti tembakau, kapuk, kapas, gambir, garam, dan lain-lain. Adapun pengolahan sebelum menjadi tikar yaitu purun dipanen, dibersihkan, dijemur, lalu ditumbuk hingga pipih dan dilanjutkan dengan penganyaman hingga menjadi tikar. Warga desa Palangkau Baru (tempat penulis melakukan penelitian) yaitu membersihkan purun masih menggunakan cara sederhana tanpa adanya sentuhan teknologi yang membuat pengerjaannya lama dan butuh banyak tenaga. Solusi kreatif yang ditawarkan untuk mengatasi hal tersebut yaitu merancang mesin pembersih purun dalam bentuk alat yang aman, sederhana, dan efesien untuk menyelesaikan permasalahan pada warga setempat. diharapkan alat yang kami buat ini dapat meringankan pekerjaan petani khususnya petani purun, serta diharapkan juga dengan menggunakan alat ini dapat mempercepat pembersihan purun yang dapat meningkatkan hasil tani yang berkualitas.