Abstract :
Penggunaan limbah ikan fermentasi untuk campuran pakan itik akan mempengaruhi kualitas
organoleptik telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik telur itik yang
diberi kombinasi pakan komersil dengan limbah ikan terfermentasi. Penelitian menggunakan 100 ekor
itik alabio umur 8 bulan yang ditempatkan pada kandang postal. Rancangan yang digunakan adalah
rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Setiap ulangan diambil sampel telur
untuk diuji panelis. Panelis yang digunakan sebanyak 32 panelis agak terlatih. Data yang diperoleh
dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney. Perlakuan yang dicobakan
terdiri dari P0: Substitusi pakan komersil 0% dengan limbah ikan terfermentasi, P1: Substitusi pakan
komersil 10% dengan limbah ikan terfermentasi, P2: Substitusi pakan komersil 20% dengan limbah ikan
terfermentasi, P3: Substitusi pakan komersil 30% dengan limbah ikan terfermentasi, dan P4: Substitusi
pakan komersil 40% dengan limbah ikan terfermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan
berpengaruh terhadap tekstur, warna, aroma, dan rasa telur rebus. Skor rata-rata tekstur putih telur
berkisar 4,06 ? 2,72, warna kuning telur berkisar 4,19 ? 3,59, rata-rata aroma telur 4,16 ? 3,44 dan ratarata rasa telur 4,06 ? 3,66. Semakin tinggi level substitusi pakan komersil dengan limbah ikan
terfermentasi menghasilkan tekstur yang tidak kenyal, yolk berwarna kuning, aroma amis, dan rasa enak.