Abstract :
CV. Rizki Bintang yaitu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara. Perusahaan ini berfokus pada penambangan batubara seperti Land clearing, Stripping, Overburden, Drilling, Loading, Hauling dan juga Dumping. Dalam menjalankan produktifitasnya, suatu perusahaan harus menjaga persediaan BBM industri yang cukup agar kegiatan operasionalnya perusahaan dapat berjalan dengan lancar dan efisien. Menurut para ahli apabila persediaan bahan baku kurang atau habis maka akan megakibatkan terhambatnya proses produksi dan mengakibatkan terhentinya proses produksi, namun sebaliknya jika persediaan terlalu banyak juga akan menimbulkan pemborosan. Berdasarkan observasi, CV. Rizki Bintang saat ini belum menggunakan metode perhitungan persediaan bahan baku. Hal ini dapat menimbulkan kerugian tak terduga pada perusahaan. Mengingat pentingnya dalam masalah yang terjadi maka diperlukan adanya penelitian guna menentukan tingkat persediaan yang harus direncanakan sebelum proses produksi, serta dapat menentukan waktu yang tepat untuk menambah persediaan bahan bakar untuk proses produksi selanjutnya. Metode EOQ memiliki ketelitian yang lebih terhadap perhitungan persediaan. Metode ini lebih mempertimbangkan biaya dan kuantitas pemesanan yang dapat meminimumkan pengadaan biaya secara keseluruhan. Hal ini dapat mempengaruhi aspek finansial perusahaan dengan keputusan kuantitas pemesanan tersebut. Sedangkan metode POQ memiliki penerapan berdasarkan hasil dari metode EOQ tetapi hasilnya diubah menjadi per periode jumlah pemesanan