Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan saham manufaktur di
Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2018 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan prosedur
purposive sampling, yaitu pemilihan partisipan tidak secara acak. Perusahaan yang menyampaikan
laporan keuangan komprehensif antara tahun 2018 dan 2022 dan memenuhi persyaratan untuk
dicatatkan sebagai produsen di Bursa Efek Indonesia akan dievaluasi untuk dimasukkan.
Karena sifat data yang sekunder, strategi penelitian deskriptif kuantitatif berdasarkan
dokumentasi digunakan untuk menyusun data. Efeknya diperiksa dengan menggunakan rasio
efisiensi moneter seperti Price Earnings Ratio (PER), Return on Equity (ROE), Return on Assets
(ROA), dan Current Ratio (CR). respons pasar saham terhadap hasil keuangan.
Akhir Penelitian Korelasi antara ROE dan harga saham adalah positif dan signifikan secara
statistik pada tingkat 0,05. CR, DER, ITO, dan komponen PER lainnya tidak berpengaruh pada
harga saham perusahaan manufaktur. Harga saham bisnis manufaktur tidak terpengaruh oleh rasio
CR, DER, ROE, ITO, atau PER pada ambang signifikansi = 0,01. Analisis ini mengungkapkan
bahwa variabel independen menyumbang 0,6403% dari variasi yang diamati dalam variabel
dependen (R2 = 0,006403), menyisakan 99,3597% dari varians dalam variabel dependen untuk
diperhitungkan oleh variabel lain.
Kata Kunci : Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham