Abstract :
Pemberdayaan masyarakat di pedesaan sangat penting terutama bagi masyarakat yang
berpendapatan rendah dan juga hanya bisa mengandalkan tenaga saja untuk
mendapatkan penghasilan dalam mencukupi kebutuhan hidup mereka. Berdasarkan
apa yang dilihat di desa mu ara sumpoi kecamatan murung, tingkat pendidikan, pola pikir,
kreativitas dan daya saing masyarakat desa muara sumpoi dalam mengelola
ekonominya masih rendah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gaya
komunikasi kepala desa dalam pemberdayaan ma syarakat di desa muara sumpoi, dari
semua itu pasti ada hambatan kepala desa dalam pemberdayaan masyarakat, apakah
sudah berjalan dengan baik pemberdayaan masyarakat pada desa muara sumpoi.Teori
gaya komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menjadi
informan ialah satu kepala desa dan tiga dengan teknik pengumpulan data wawancara,
observasi dan dokumentasi. Hasil yang di temukan menunjukan bahwa gaya komunikasi
dalam pembedayaan masyarakat desa muara sumpoi menunjukan bahwa ke pala desa
mauara sumpoi menggunakan gaya komunikasi asrertif, Hamabatan komunikasi kepala
desa dalam pemberdayaan masyarakat ialah suatu perbedaan pendapat, keyakinan dan
perbedaan nilai antara kepala desa dan masyarakat. bagaimana pemberdayaan
masyarakat pada desa muara sumpoi kepala desa dan aparatur desa menyediakan
bumdes yng dikelola oleh masyarakat desa muara sumpoi langsung. Dan di bumdes itu
ada beberapa penjualan seperti galon dan tabung gas elpiji.