Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Febriyanti Wulandari, Defita
Subject
SF Animal culture
Datestamp
2024-03-18 05:33:31
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaman vegetasi cover crop di lahan grazing dan non grazing pada program integrasi sapi da kelapa sawit (SISKA). Metode survei Purposive Sampling, digunakan untuk mengumulkan data dari area perkebunan sawit dengan dan tanpa pengembalaan. variabel yang diamati termasuk jenis vegetasi, frekuesi relatif, kerapatan relatif, dan indeks nilai penting. data dianalisis secara deskriftif dan dibandingkan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan perbedaan signifikan antara lahan grazing dan non grazing dalam hal produksi hijauan cover crop. Produksi hijauan di lahan non grazing lebih tinggi (2.405,2±354,65 kg/ha/tahun) dibadingkan dengan lahan grazing (1.187,40±952.68 kg/ha/tahun). keragaman vegetasi cover crop juga berbeda di kedua tipe lahan. di lahan grazing, spesies yang dominan antara lain ageratum conyzoides, melustoma malabathricum, dan Cyperus iria, sdangkan di lahan non-grazing , dominan antara Brachiaria decumbens, Nephrulepis biserrata, dan mikania micrantra.. Pengembangan program integrasi sapi dan kelapa sawit menawarkan potensi yang signifikan dalam memenuhi permintaan daging sapi nasional. Namun strategi pengelolaan penggembalaan perlu diperhatikan dampak lingkungan dan tanaman pokoknya, kelapa sawit. Penelitian ini memberikan wawasan tentang potensi dan perbedaan vegetasi cover crop di lahan grazing dan non grazing, serta memberikan informasi penting untuk pengelolaan lebih lanjut dari program integrasi ini. dengan daya tampung yang berbeda, pemilihan antara lahan grazing dan non grazing dapat mempengaruhi efisiensi dan hasil dari program integrasi sapi dan kelapa sawit.