Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk analisis faktor internal dan eksternal serta strategi
pengembangan usahatani kopi robusta di Desa Rantau Balai, Kecamatan Aranio,
Kabupaten Banjar. Metode penelitian mencakup kualitatif dan kuantitatif dengan
analisis IFE, EFE, dan SWOT. Hasilnya menunjukkan faktor internal, kekuatan
utama adalah ketersediaan lahan yang luas, sementara faktor kekuatan terendah
adalah akses terhadap pasar yang kurang luas. Kelemahan utama terletak pada
kurangnya produksi, sementara kelemahan terendah adalah kurangnya pengetahuan
tentang teknologi pertanian modern Sementara itu, pada faktor eksternal, peluang
utama terletak pada potensi budidaya kopi robusta, sementara peluang terendah
adalah potensi ekspor kopi robusta ke pasar internasional. Ancaman utama berasal
dari perubahan iklim yang ekstrem, sedangkan ancaman terendah berasal dari hama
dan penyakit yang menyerang tanaman kopi robusta. Enam strategi alternatif seperti
(a) Peningkatan produksi dan pemenuhan permintaan pasar yang terus meningkat
melalui peningkatan luasan lahan kopi robusta, (b) Pengembangan sektor pertanian
dengan memperluas akses pasar yang didukung oleh pemerintah, (c) Peningkatan
modal usaha untuk mendukung infrastruktur/teknologi pertanian guna
mengembangkan produk turunan, (d) Pembentukan lembaga khusus kopi robusta
di tingkat desa berupa kelompok tani untuk memfasilitasi dukungan pemerintah
dalam bentuk bantuan infrastruktur, teknologi, dan pelatihan, (e) Peningkatan
kualitas kopi robusta sebagai upaya untuk mengatasi persaingan dan fluktuasi
harga, dan (f) Peningkatan pelatihan mengenai teknologi pertanian modern sebagai
respons terhadap perubahan iklim serta ancaman hama dan penyakit.
Kata Kunci : Strategi Pengembangan, Usahatani Kopi, Matriks IFE, Matriks EFE,
Matriks SWOT.