DETAIL DOCUMENT
PERBAIKAN PERFORMA PENETASAN TELUR AYAM BROILER STRAIN ROSS 308 MELALUI PENGATURAN UMUR INDUKAN DAN BERAT TETAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Kurniyanto, Laras Bambang
Subject
SF Animal culture 
Datestamp
2024-03-26 02:38:36 
Abstract :
Performa penetasan mencakup fertilitas, daya tetas, susut telur, berat tetas, susut tetas, dan prosen DOC layak jual serta kejadian gagal menetas. Banyak factor yang mempengaruhi performa penetasan, diantaranya umur induk dan berat telur tetas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan umur induk dan berat telur tetas yang memberikan performa penetasan terbaik pada ayam broiler strain Ross 308, serta mengetahui apakah terjadi interaksi antara umur induk dan berat telur terhadap performa penetasan. Ada tiga kelompok umur induk yaitu 30 ? 39 minggu, 40 ? 49 minggu, dan 50 ? 59 minggu, dan dua kelompok berat telur tetas, yaitu berat 60,0 ? 71,9 g dan 48,0 - 59,9 g. Data yang diperoleh dilakukan uji ANOVA dengan Rancangan Acak Lengkap model factorial. Jika terjadi beda nyata maka dilakukan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur induk berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap fertilitas dan berat tetas, berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap daya tetas, susut telur dan DOC layak jual, tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap susut tetas. Sedangkan berat telur tetas berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap berat tetas, berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap fertilitas. Sedangkan interaksi antara umur induk dan berat telur berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap fertilitas dan daya tetas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa performa penetasan dapat dioptimalkan pada penetasan telur dari induk umur 30 ? 49 minggu dan berat telur 60,0 ? 71,9 g. 
Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin