Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui berapa berat, panjang dan kandungan protein maggot BSF dengan penggunaan limbah baglog jamur tiram dan dedak sebagai media hidupnya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Variabel yang diamati yaitu berat per ekor maggot BSF (g),panjang per ekor maggot BSF (cm) dan kandungan protein maggot BSF (%). Hasil pengamatan selama penelitian, data dikumpulkan dan dianalisis untuk mengetahui perbedaan pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diamati, untuk mengetahui homogenitas data dilakukan uji Homogenitas ragam (uji Bartlett). Data akan ditransfermasikan dan dilakukan analisis ragam menggunakan uji F apabila data tidak homogen, yaitu pada taraf kepercayaan 5%. Analisis akan dilanjutkan dengan uji beda nilai tengah dengan menggunakan uji jarak Wilayah Berganda apabila hasil uji F menunjukkan berpengaruh sangat nyata atau berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah baglog jamur tiram dan dedak berpengaruh nyata terhadap berat dan panjang maggot BSF dan tidak berpengaruh nyata terhadap protein maggot BSF. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media tumbuh maggot BSF terbaik adalah pada penggunaan limbah baglog jamur tiram 25% dan dedak padi 75% terhadap berat dan panjang maggot BSF dan penggunaan media tumbuh maggot BSF terbaik adalah pada penggunaan limbah baglog jamur tiram 50% dan dedak padi 50% terhadap kandungan protein maggot BSF.