Abstract :
Sistem pemasaran dan pengetahuan saluran pemasaran cabai merah bagi komoditas pertanian khusunya agribisnis memiliki pengaruh besar terhadap upaya peningkatan pendapatan, maka dari itu perlu melakukan kajian mengenai Saluran Pemasaran Cabai Cabai merah di Kotabaru Studi Kasus di Desa Tanjung Lalak Kabupaten Kotabaru.\r\nTujuan Penelitian ini adalah : 1. Mendeskripsikan sistem Saluaran Pemasaran cabai merah di Kotabaru Studi Kasus di Desa Tanjung Lalak , 2. Mengetahui biaya pemasaran, keuntungan pemasaran, margin pemasaran, yang di keluarkan lembaga pemasaran cabai merah di Desa Tanjung Lalak Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru. 3. Mengetahui permasalahan yang di hadapi lembaga pemasaran cabai merah di Desa Tanjung Lalak Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru.\r\nMetode Penelitian ini Menggunkan Teknik pengumpulan jenis dan sumber data dalam penelitian ini bersifat kualitatif yaitu melakukan wawancara serta observasi yang bersumber dari data primer dan data sekunder, dan primer diperoleh dari hasil wawancara langsung di lapangan. Dan Metode Penentuan Responden Responden dalam penelitian ini adalah petani dan lembaga pemasaran. Pemilihan responden cabai merah dalam penelitian ini dengan menggunkan metode simpel random sampling yaitu memilih secara acak pada anggota kelompok yang akan dijadikan sampel.\r\nBerdasarkan hasil penelitian saluran pemasaran cabai merah terdapat total biaya pemasaran saluran I tingkat 0 sebesar Rp 393,44/bulan dan biaya saluran pemasaran II sebesar Rp 23.091,67/bulan margin pemasaran sebesar Rp 3.550.000/bulan. Keuntungan pemasaran pengecer sebesar Rp 575.000/bulan keuntungan pedagang pengumpul Rp 24.850.000/bulan. Farmer’s share pada saluran pemasaran tingkat 0 100%, saluran pemasaran tingkat II farmer’s share sebesar 86%, sedangkan saluran pemasaran III memiliki farmer’s share sebesar 95%. Namun ada saluran yang paling efisien yaitu saluran tingkat I karena memiliki nilai persentase paling besar karena memiliki 100% dan tidak memiliki perantara untuk menyalurkan kekonsumen akhir.