DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERAN DINAS KESEHATAN DALAM PEMERATAAN TENAGA MEDIS DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2025
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Fatimah, Fatimah
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2026-07-10 02:37:23 
Abstract :
ABSTRAK\r\n\r\nFatimah, 2309020079. ”Analisis Peran Dinas Kesehatan Dalam Pemerataan Tenaga Medis Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025” M. Zainul dan Khuzaini.\r\nKesehatan merupakan aspek penting dalam pembangunan nasional yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan peraturan lainnya. Namun, pemerataan tenaga medis, khususnya dokter, masih menjadi tantangan yang besar di Indonesia, terutama di daerah terpencil seperti Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. \r\nPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dalam pemerataan tenaga medis di wilayah kerjanya, mencakup kebijakan yang diterapkan, pelaksanaan, kendala yang dihadapi, serta upaya penyelesaiannya. \r\nMetode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan 6 (enam) informan dari berbagai instansi dan unit kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerataan tenaga medis belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan kebijakan lokal, minimnya rekrutmen tenaga kontrak, dan tantangan geografis serta teknis penginputan data kebutuhan pegawai. Namun demikian, sejumlah strategi seperti program Nusantara Sehat, penugasan khusus provinsi, dan dokter kunjungan telah dilakukan untuk menutupi kekurangan tenaga medis. \r\nDinas Kesehatan bersama BKPSDM dan dukungan dari Bupati Kabupaten Banjar terus berupaya melakukan pemenuhan dan verifikasi kebutuhan serta mendukung penempatan tenaga medis yang lebih merata demi meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.\r\n\r\nKata Kunci : Pemerataan Tenaga Medis, Dinas Kesehatan, Kabupaten Banjar, Kebijakan Kesehatan, Tenaga Dokter\r\nABSTRACT\r\n\r\nFatimah, 2309020079. ”Analysis of the Role of the Health Office in the Equitable Distribution of Medical Personnel within the Working Area of the Health Office of Banjar Regency, South Kalimantan Province, in 2025.” M. Zainul dan Khuzaini.\r\nHealth is an important aspect of national development guaranteed in the Undang-Undang 1945 and other regulations. However, the equitable distribution of medical personnel, especially doctors, remains a significant challenge in Indonesia, particularly in remote areas such as Banjar Regency, South Kalimantan. \r\nThis research aims to analyze the role of the Banjar Regency Health Office in the equitable distribution of medical personnel within its working area, covering the policies implemented, their implementation, the obstacles faced, and the efforts to resolve them. \r\nThe method used is qualitative research with a case study approach. Data were obtained through observation, in-depth interviews, and document study with six key informants from various related work units. The research results show that the equitable distribution of medical personnel has not been fully optimal due to limitations in local policies, minimal recruitment of contract workers, and geographical and technical challenges in inputting employee needs data. Nevertheless, several strategies such as the Nusantara Sehat program, special provincial assignments, and visiting doctors have been implemented to cover the shortage of medical personnel. \r\nThe Health Office, together with BKPSDM (Regional Personnel Agency) and support from the Regent of Banjar Regency, continues to verify needs and support the more even placement of medical personnel to improve public health services.\r\n\r\nKeywords : Equitable Distribution of Medical Personnel, Health Office, Banjar Regency, Health Policy, Medical Doctors 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin