DETAIL DOCUMENT
FENOMENA BATATAMBA SEBAGAI BENTUK KONSELINGTRADISIONAL MASYARAKAT SUKU BANJAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Hasna, Tsurayya Maysa
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2026-07-10 02:42:50 
Abstract :
Batatamba merupakan salah satu praktik pengobatan tradisional masyarakat suku Banjar yang masih dipertahankan sebagai bagian dari kearifan lokal. Praktik ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya penyembuhan, tetapi juga mengandung proses pemberian bantuan yang dapat dikaji sebagai bentuk konseling tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses Batatamba sebagai bentuk konseling tradisional masyarakat suku Banjar, faktor yang mendorong masyarakat melakukan Batatamba, nilai-nilai yang terkandung dalam praktik Batatamba, serta permasalahan yang melatarbelakangi masyarakat melakukan Batatamba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian terdiri atas empat orang Pananamba dan lima orang masyarakat suku Banjar yang pernah menjalani Batatamba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Batatamba dilakukan melalui penyampaian keluhan, pemberian doa, pembacaan ayat-ayat Al-Qur\'an, serta penggunaan media tertentu sesuai kondisi individu. Masyarakat memilih Batatamba karena faktor budaya, keyakinan, pengalaman, dan rekomendasi lingkungan. Praktik Batatamba mengandung nilai religius, budaya, sosial, empati, dan komunikasi yang mencerminkan hubungan pemberian bantuan antara Pananamba dan individu yang datang berobat. Permasalahan yang ditangani meliputi gangguan fisik, psikis, sosial, dan gangguan yang diyakini berkaitan dengan faktor nonmedis. Disimpulkan bahwa Batatamba merupakan bentuk konseling tradisional berbasis kearifan lokal masyarakat Banjar yang memadukan nilai budaya dan keagamaan dalam proses pemberian bantuan. Penelitian ini disarankan menjadi referensi dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling berbasis budaya lokal serta menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya. 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin