DETAIL DOCUMENT
KONSTRUKSI IDENTITAS KOMUNIKASI KONFLIK DI KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR (STUDI KASUS : MASYARAKAT SUKU PASER DAN BUGIS).
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Agustin, Malta Ra Anisa
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2026-07-14 02:10:43 
Abstract :
KONSTRUKSI IDENTITAS KOMUNIKASI KONFLIK DI KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR (STUDI KASUS : MASYARAKAT SUKU PASER DAN BUGIS).\r\n\r\nMalta Ra Anisa Agustin *1 , Marhaeni Fajar Kurniawati , Didi Susanto 3.\r\n1Mahasiswa, Strata Dua (S2) Program Pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi \r\n2Dosen, Program Pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi \r\nUniversitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin\r\n*Korespondensi Penulis : maltarnsagst @gmail.co\r\n\r\n\r\nABSTRAK\r\nPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses konstruksi pasca terjadinya konflik di Kab. Paser, meliputi bentuk model komunikasi yang dihasilkan antara masyarakat berkonflik dan masyarakat lain, serta pandangan pasca terjadinya konflik sehingga timbul konstruksi identitas dari konflik antara suku Paser dan suku Bugis di Kabupaten Paser Kalimantan Timur\r\nPenelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dan sumber data penelitian ini diperoleh melalui sumber primer dan sumber sekunder, Teknik pengumpulan data diperoleh melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Penelitian menggunakan analisis data proses mencari dan Menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara dan bahan-bahan lainnya. \r\nHasil penelitian menemukan bahwa pada awalnya warga suku Bugis\r\nmenyimpan rasa khawatir bahwa sikap dan perilaku penyebab konflik pada warga\r\nsuku Paser korban konflik akan kembali, tetapi pada kenyataanya melalui beberapa tahapan yang dilakukan pemerintah dan aparat Kepolisian konflik tersebut lambat laun meredam dan tidak terdengar lagi dipermukaan. Konstruksi yang dibangun masyarakat suku Paser sebagai orang asli atau pribumi “ Ise Ko Mite-Mite, Jagur Be ” berhasil menciptakan citra yang negatif kepada suku Paser dan citra tersebut dianggap aroganisme suku. Faktor identitas tersebut merubah cara pendang dan kehidupan sosial budaya orang Bugis baik perekonomian, peran dalam masyarakat, status sosial, kebiasaan, pola pikir serta pendidikannya.\r\n \r\nKata Kunci : Konflik Suku, Konstruksi Identitas, Model Komunikasi 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin