Abstract :
Ampas kelapa merupakan limbah agroindustri yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak karena masih mengandung nutrien yang cukup tinggi. Namun, pemanfaatannya masih terbatas akibat tingginya kandungan lignin dan silika yang dapat menurunkan nilai kecernaan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas ampas kelapa adalah melalui proses fermentasi menggunakan ragi tape. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi ampas kelapa menggunakan ragi tape terhadap kandungan lignin dan silika. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dimana lama fermentasi dan setiap perlakuan diulang sesuai rancangan penelitian. Parameter yang diamati meliputi kandungan lignin dan kandungan silika ampas kelapa hasil fermentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji pembandingan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi ampas kelapa menggunakan ragi tape memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan lignin dan silika. Semakin lama proses fermentasi, kandungan lignin dan silika ampas kelapa semakin menurun. Penurunan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas mikroorganisme dalam ragi tape mampu mendegradasi komponen dinding sel tanaman sehingga meningkatkan kualitas nutrisi ampas kelapa sebagai bahan pakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fermentasi ampas kelapa menggunakan ragi tape dengan lama fermentasi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kandungan lignin dan silika. Semakin lama fermentasi dilakukan, semakin rendah kandungan lignin dan silika yang dihasilkan, sehingga fermentasi berpotensi meningkatkan kualitas ampas kelapa sebagai bahan pakan alternatif bagi ternak.