Abstract :
Teknik morotei seoi nage merupakan teknik dasar bantingan dalam olahraga judo, dilakukan dengan cara menarik dan melempar lawan menggunakan kedua tangan kemudian mengangkatnya ke punggung yang diakhiri dengan bantingan ke matras. Teknik morotei seoi nage sangat penting dikuasai bagi atlet pemula guna meraih nilai sempurna (Ippon). Teknik ini sering menjadi tantangan bagi atlet pemula karena membutuhkan koordinasi gerak yang kompleks dan pemahaman prinsip keseimbangan lawan. Oleh karena itu, latihan memerlukan pendekatan yang bertahap, terstruktur, dan disesuaikan dengan kemampuan atlet agar teknik dapat dikuasai secara optimal dan aman. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengembangkan, memvalidasi, dan menguji efektivitas model latihan judo teknik morote seoi nage bagi atlet judo pemula usia 8–12 tahun di Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian pengembangan Borg & Gall ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan Borg & Gall, yang diadaptasi menjadi 7 langkah pelaksanaan penelitian, langkah-langkah tersebut antara lain: Potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, uji coba produk, revisi desain, validasi desain, revisi produk. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah petunjuk umum wawancara, observasi, dan tes keterampilan untuk atlet judo pemula Tanah Laut, melalui serangkaian pretest dan posttest. Hasil penelitian berupa model teknik dasar judo untuk pejudo pemula usia 8-12 tahun terdiri atas 7 model teknik dasar Judo yang telah divalidasi oleh ahli judo dan telah dilaksanakan di Dojo Tanah Laut. Dari model latihan judo yang telah kembangkan mampu meningkatkan keterampilan teknik morotei seoi nage bagi atlet judo pemula Tanah Laut.