Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hubungan masyarakat (Humas) dalam meningkatkan reputasi perusahaan pada CV Gunung Muria Banjarmasin yang bergerak di bidang distribusi dan penyewaan generator set. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi aktivitas komunikasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perusahaan tidak memiliki struktur humas formal, fungsi kehumasan dijalankan adaptif oleh seluruh tim. Peran humas yang meliputi strategic communicator, communication facilitator, relationship builder, issue manager, dan sensemaker berjalan terpadu dalam praktik sehari-hari. Reputasi perusahaan dibangun berdasarkan enam dimensi utama, yaitu kualitas produk dan layanan, inovasi, lingkungan kerja, kinerja keuangan, tanggung jawab sosial, serta kepercayaan publik. Temuan lapangan memperlihatkan bahwa reputasi CV Gunung Muria terbentuk secara organik melalui pelayanan responsif, inovasi sesuai kebutuhan pelanggan, lingkungan kerja terbuka, serta keterlibatan sosial yang konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik humas yang informal namun strategis mampu memperkuat reputasi perusahaan secara berkelanjutan, meskipun masih terdapat kelemahan pada aspek dokumentasi dan konsistensi promosi digital.