DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KETERSEDIAAN TENAGA REKAM MEDIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP SISTEM PENGELOLAAN REKAM MEDIK ELEKTRONIK\r\nDI PUSKESMAS LOKPAIKAT TAHUN 2025
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Marlena, Marlena
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2026-07-17 01:30:53 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan tenaga rekam medik serta implikasinya terhadap sistem pengelolaan Rekam Medik Elektronik (RME) di Puskesmas Lokpaikat. Penerapan RME di fasilitas pelayanan primer dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi kerja, mutu layanan, dan keamanan data pasien. Namun, keterbatasan jumlah tenaga rekam medik dan kompetensi teknis yang tidak merata menimbulkan tantangan dalam implementasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Grounded Theory. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan kunci (penanggung jawab rekam medik), informan utama (tenaga rekam medik), informan pendukung (tenaga kesehatan dan pasien), serta triangulasi (kepala puskesmas, kepala tata usaha, dan dinas kesehatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tenaga rekam medik belum sebanding dengan beban kerja, sehingga rasio tenaga dan jumlah pasien tidak ideal. Hal ini berdampak pada tingginya beban kerja, keterlambatan input data, serta risiko penurunan kualitas pengelolaan data kesehatan. Strategi yang ditempuh untuk menjamin keberlanjutan RME antara lain melalui penganggaran rutin, penambahan tenaga, dan pelatihan peningkatan kapasitas. Kesimpulannya, ketersediaan tenaga rekam medik di Puskesmas Lokpaikat belum memadai untuk mendukung implementasi RME secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan penguatan sumber daya manusia, dukungan anggaran, serta peningkatan kapasitas agar sistem RME dapat berjalan berkesinambungan. 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin