Abstract :
Bumdes Karya Banta sebagai lembaga usaha milik desa di Desa Telaga Baru, Kabupaten Banjar, masih menghadapi permasalahan terkait kompetensi dan keterlibatan karyawan yang berpotensi menurunkan efektivitas kinerja, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi dan keterlibatan karyawan terhadap efektivitas kinerja pada Bumdes Karya Banta baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal yang melibatkan 34 karyawan dan pengurus Bumdes Karya Banta sebagai populasi sekaligus sampel melalui teknik total sampling, dengan data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda berbantuan SPSS. Hasil pengujian menunjukkan seluruh instrumen valid dan reliabel. Kompetensi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja secara parsial (t hitung 10,169 > t tabel 2,040; sig. <0,001), demikian pula keterlibatan karyawan (t hitung 6,091 > t tabel 2,040; sig. <0,001), sedangkan secara simultan kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kinerja (F hitung 55,033 > F tabel 3,305; sig. <0,001) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,780 atau 78,0%, sedangkan sisanya 22,0% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan efektivitas kinerja pada Bumdes Karya Banta perlu didukung oleh penguatan kompetensi karyawan secara berkelanjutan sekaligus penciptaan budaya kerja yang mendorong keterlibatan aktif karyawan.