Abstract :
Pelayanan masyarakat yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Banjarmasin masih didominasi oleh proses manual seperti penggunaan aplikasi pesan instan dan pencatatan fisik, sehingga sering kali menimbulkan keterlambatan informasi, kurangnya dokumentasi yang rapi, serta risiko kehilangan data. Permasalahan tersebut berdampak pada kurangnya efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan data masyarakat, konsultasi pelatihan, serta layanan surat-menyurat. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Pelayanan Masyarakat Digital (SIMPELMADI) berbasis web. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah metode Waterfall, yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan framework Laravel versi 11, serta MySQL sebagai basis data dan HTML, CSS, dan JavaScript untuk tampilan antarmuka. Sistem ini dihosting secara lokal menggunakan Laragon. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SIMPELMADI mampu mengelola berbagai fitur pelayanan digital seperti pengajuan dan verifikasi surat, manajemen jadwal dan video pelatihan, konsultasi pelatihan inti dan pendukung, serta sistem ujian berbasis soal dengan kategori dan rekap nilai. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box dan menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Dengan adanya sistem ini, proses pelayanan menjadi lebih cepat, data lebih terstruktur, serta mudah diakses oleh pihak terkait sesuai dengan peran atau role yang dimiliki. Penulis merekomendasikan pengembangan lebih lanjut berupa integrasi layanan autentikasi dua faktor untuk keamanan data pengguna serta pengembangan versi mobile agar sistem dapat diakses lebih fleksibel oleh masyarakat umum.