Abstract :
ABSTRAK\r\nMengingat pentingnya peran Daerah Irigasi Rawa Jelapat bagi masyarakat pertanian sehingga diperlukan adanya perawatan jaringan dan sarana penunjang lainnya. Untuk mendapatkan indeks kinerja yang bersifat riil, maka perlu evaluasi kinerja DIR Jelapat melalui analisa penilian kinerja. Tujuannya untuk mengetahui tingkat kinerja Daerah Irigasi Rawa Jelapat dan fungsi jaringan Daerah Irigasi Rawa Jelapat. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu metode yang dimulai dengan mengumpulkan data, menganalisa dan menginterpretasikannya. Metode deskriptif dalam pelaksanaannya menggunakan teknik survei, studi kasus, dan analisis. Berdasarkan penilaian terhadap kinerja jaringan irigasi di DIR Jelapat, khususnya pada 24 saluran tersier tengah, Sebanyak 46% saluran beroperasi dengan baik pada kisaran 76% - 100%, dan direkomendasikan untuk melakukan pemeliharaan rutin, 33% saluran berfungsi pada kisaran 51% - 75%, dengan saran untuk melaksanakan pemeliharaan berkala, sedangkan 21% saluran berfungsi pada rentang 1% - 50%, yang memperlukan tindakan rehabilitasi. Daerah Irigasi Rawa Jelapat telah menunjukkan kinerja yang baik dalam pengelolaan tata guna air, hasil penilaian yang mencatat 79% dari saluran tersier tengah tidak memerlukan tindakan rehabilitasi. Untuk meningkatkan kinerja saluran di sektor pertanian, diperlukan dukungan melalui penggunaan varietas padi unggul dan penjadwalan waktu tanam yang efektif, agar Indeks Pertanaman (IP) yang saat ini berada pada angka 1 dapat ditingkatkan.\r\nKata Kunci: Daerah Irigasi Rawa, Kinerja Jaringa Irigasi\r\n\r\n\r\n\r\nABSTRACT\r\nConsidering the importance of the role of the Jelapat Irrigation Swamp Area for the community in terms of agriculture, it is necessary to maintain the network and other supporting facilities. To obtain a performance index that is realistic, it is necessary to conduct a performance evaluation of the DIR Jelapat through performance assessment analysis. The aim is to determine the performance level of the Jelapat Irrigation Swamp Area and the function of the Jelapat Irrigation Swamp Area network. In this study, a descriptive method is used, which begins with data collection, analysis, and interpretation. The descriptive method in its implementation employs survey techniques, case studies, and analysis. Based on the assessment of the irrigation network performance in DIR Jelapat, particularly on 24 middle tertiary channels, 46% of the channels operate well within the range of 76% - 100%, and are recommended for routine maintenance, 33% of the channels function within the range of 51% - 75%, with a suggestion to carry out periodic maintenance, while 21% of the channels function within the range of 1% - 50%, which require rehabilitation actions. The Rawa Jelapat Irrigation Area has shown good performance in water resource management, with the assessment results indicating that 79% of the middle tertiary channels do not require rehabilitation actions. To improve the performance of channels in the agricultural sector, support is needed through the use of superior rice varieties and effective planting schedule management, so that the Index (IP), which is currently at 1, can be increased.\r\n\r\nKeywords: Irrigation Swamp Area, Irrigation System Performance