DETAIL DOCUMENT
KOMUNIKASI ORGANISASI PADA PEGAWAI KLINIK PRATAMA BENING’S BANJARMASIN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Faisal, Faisal
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2026-08-13 03:24:10 
Abstract :
Pratama Bening’s Banjarmasin serta untuk mengetahui hambatan dalam pelaksanaan proses fungsi komunikasi Organisasi pada pegawai Klinik Pratama Bening’s Banjarmasin serta cara – cara mengatasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengen jenis penelitian lapangan (Field Research). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode interview (wawancara), observasi dan dokumentasi kepada 6 orang responden. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan fungsi komunikasi di Klinik Pratama Bening’s Banjarmasin berjalan dengan baik melalui penggunaan berbagai media komunikasi yang disesuaikan dengan peran masing-masing pegawai. Manajer menggunakan rapat formal dan memo untuk menyampaikan informasi strategis, sedangkan public relation memanfaatkan presentasi dan email untuk komunikasi yang terstruktur. Front line dan supervisor lebih mengutamakan komunikasi langsung melalui briefing, WhatsApp, dan diskusi lisan untuk memastikan kelancaran operasional. Komunikasi yang efektif di organisasi ini berfungsi untuk menginformasikan, mengendalikan, memotivasi, dan mempererat hubungan antarpegawai, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis. Hambatan komunikasi yang ditemukan di Klinik Pratama Bening’s Banjarmasin meliputi gangguan teknis (seperti koneksi internet buruk), hambatan semantik (perbedaan interpretasi pesan), serta faktor lingkungan (kebisingan di area kerja). Cara-cara yang dilakukan untuk mengatasi hambatan ini meliputi penggunaan media alternatif (misalnya telepon atau komunikasi langsung), klarifikasi pesan oleh supervisor, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif untuk komunikasi. Selain itu, pegawai juga berperan aktif dalam memastikan pesan diterima dengan baik melalui konfirmasi atau diskusi lebih lanjut. Dengan demikian, organisasi dapat meminimalkan hambatan dan memastikan komunikasi tetap efektif. 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin