Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Stres Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kalimantan Trans Selaras Kabupaten Barito Kuala. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan seluruh karyawan perusahaan sebanyak 37 orang sebagai populasi sekaligus sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan metode sampling jenuh, karena seluruh populasi dijadikan sampel. Instrumen pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner yang diolah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Stres Kerja (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 3,334, lebih besar dari t tabel 2,032, dengan tingkat signifikansi 0,002 (< 0,05), yang berarti Stres Kerja berpengaruh secara signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan (Y). Sedangkan variabel Lingkungan Kerja (X2) memperoleh t hitung 3,840, juga lebih besar dari t tabel 2,032, dengan signifikansi 0,001 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja secara parsial juga berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Secara simultan, berdasarkan hasil uji F, nilai F hitung sebesar 26,104 lebih tinggi dari F tabel 3,328 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05). Ini membuktikan bahwa Stres Kerja dan Lingkungan Kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Sementara itu R Square sebesar 0,606. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Stres Kerja dan Lingkungan Kerja secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 60,6% terhadap Kinerja Pegawai, sedangkan sisanya sebesar 39,4% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini. \r\nKata Kunci: Stres Kerja, Lingkungan Kerja dan Kinerja Karyawan.