Abstract :
Lokasi konveyor Carousel 3 yang berjarak ± 550 ???? dari ruangan standby teknisi, dapat mengakibatkan respon dan penanganan secara cepat tidak dapat dilakukan jika terjadi malfungsi pada konveyor. Hal ini dikarenakan tidak adanya sistem monitoring secara real-time yang terpasang pada konveyor carousel tersebut. Penelitian ini bertujuan agar mampu merancang sistem monitoring konveyor carousel menggunakan protokol MQTT yang dapat menampilkan informasi berupa waktu operasi, tegangan dan arus, serta alarm yang terjadi pada konveyor secara real-time dengan interface dashboard Node-Red dan sensor PZEM-004T. Data dari perangkat berbentuk string sebanyak 136 karakter, dikirimkan ke server broker MQTT dengan topic yang sudah ditentukan. Nilai tegangan dan arus serta waktu beroprasi akan disimpan dalam bentuk file berformat (.csv). Didapatkan dari hasil penelitian bahwa waktu pemakaian rata-rata konveyor carousel 3 setiap harinya adalah 2 jam 56 menit 33 detik. Sedangkan untuk hasil tegangan yang didapat, diketahui bahwa terjadi peningkatan tegangan diatas 400 V tiap harinya dari jam 21:00 sampai 08:00 pagi, kemudian saat memasuki jam 09:00 sampai jam 20:00 tegangan mengalami penurunan dibawah 400 V. Setelah digunakannya sistem monitoring, waktu penanganan teknisi saat terdapat laporan alarm menjadi lebih singkat dengan rata-rata 2 menit 17 detik. Dengan diimplementasinya MQTT sebagai protokol komunikasi antara perangkat sistem monitoring dan dashboard monitoring terbukti efektif dalam mentransmisikan data secara cepat, andal, dan hemat bandwith.