Abstract :
Turnover intention pada karyawan kontrak Generasi Z merupakan salah satu isu\r\nyang perlu mendapat perhatian karena dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di\r\nantaranya job insecurity dan stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji\r\npengaruh job insecurity dan stres kerja terhadap turnover intention pada karyawan\r\nkontrak Generasi Z sektor kafe kota Banjarmasin. Penelitian menggunakan\r\npendekatan kuantitatif dengan populasi karyawan kontrak Generasi Z yang\r\nbekerja pada sektor kafe kota Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel\r\nmenggunakan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling\r\nsehingga diperoleh 60 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Regresi\r\nLinear Berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan\r\nbahwa job insecurity berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Stres\r\nkerja juga berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dan merupakan\r\nvariabel yang memberikan pengaruh lebih dominan dibandingkan job insecurity.\r\nSecara simultan, job insecurity dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap\r\nturnover intention. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,516\r\nmenunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan variasi turnover\r\nintention sebesar 51,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar\r\npenelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan job insecurity dan\r\nstres kerja dapat meningkatkan kecenderungan turnover intention pada karyawan\r\nkontrak Generasi Z sektor kafe kota Banjarmasin.\r\nKata Kunci: Job Insecurity, Stres Kerja, Turnover Intention.