DETAIL DOCUMENT
DIFUSI INOVASI DAN KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WISATA DI DESA PULAU TELO KABUPATEN KAPUAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Iyansyah, Muhammad Iwu
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2026-08-11 03:47:17 
Abstract :
DIFUSI INOVASI DAN KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WISATA DI DESA PULAU TELO KABUPATEN KAPUAS\r\n\r\nMuhammad Iwu Iyansyah *1 , Marhani Fajar Kurniawati2 , Mardiana 3.\r\n1Mahasiswa, Strata Dua (S2) Program Pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi \r\n2Dosen, Program Pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi \r\nUniversitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin\r\n*Korespondensi Penulis : iwuiyansyah89@gmail.com\r\n\r\nABSTRAK\r\nPembangunan berbasis masyarakat (Community Based Tourism-CBT) merupakan model pembangunan yang memberikan peluang yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pedesaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan pariwisata. Inilah village tourism, yang dikenal dengan desa wisata. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Kapuas melaksanakan program pembanguan berbasis pariwisata. Pencanangan Pulau Telo sebagai desa wisata Pemerintah Kabupaten Kapuas pada tahun 2021 berpotensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa apalagi desa Pulau Telo yang memiliki keunikan pada kerajian tradisional Tikar Rotan yang sudah dikenal secara Nasional, juga Pulau Telo berposisi di tengah sungai Kapuas sehingga sangat unik sebagai destinasi wisata alam.\r\nPenelitian ini bertujuan menganalisis defuse inovasi dan komunikasi pemberdayaan masyarakat desa wisata di desa Pulau Telo Kabupaten Kapuas, Dukungan stakeholder dalam Difusi Inovasi dan Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Di Desa Pulau Telo Kabupaten Kapuas, dan Pola Difusi Inovasi dan Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Di Desa Pulau Telo Kabupaten Kapuas, dimana pemerintah Kabupaten Kapuas menjalankan program pembangunan berwawasan pariwisata, sesuai dengan potensi alam yang dimiliki kabupaten Kapuas, salah satu pencanangan destinasi wisatanya adalah desa Pulau Telo kecamatan Selat Kabupaten Kapuas. \r\nPenelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dalam mendeskripsikannya. Sumber data terdiri dari data primer yang menjadi responden yang dapat memberikan informasina, sedangkan data sekunder sebagai data penunjang yang bersumber dari buku buku, jurnal internasional dan jurnal nasional sebagai informasi non formal. Metode penggalian data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang dapat menunjang penelitian ini, selanjutnya peneliti melakukan klarifikasi data untuk dianalisis dalam penyajian deskripsinya. \r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, Difusi Inovasi dan Komunikasi untuk Pemberdayaan Masyarakat di desa wisata di desa Pulau Telo Kabupaten Kapuas sangat penting sebagai destinasi wisata alam yang dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah, terutama sebagai peningkatan perekonomian bagi masyarakat. masyarakat desa Pulau Telo; kedua, dukungan pemangku kepentingan penting dilakukan melalui peraturan pemerintah baik sebagai fasilitator maupun sebagai regulator, untuk dapat membuka ruang bagi pelaku swasta/investor dan, ketiga, pola difusi inovasi dan komunikasi bagi masyarakat. pemberdayaan desa wisata di Desa Pulau Telo dapat menggambarkan model kemitraan segitiga antara pemerintah-masyarakat-stakeholder dalam pengembangan destinasi wisata tersebut.\r\n\r\nKata Kunci: Difusi Inovasi Desa Wisata Desa Pulau Telo, dan Komunikasi pemberdayaan Masyarakat Desa Pulau Telo Kabupaten Kapuas 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin