Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan pengalaman keuangan terhadap pengelolaan keuangan pribadi pekerja Generasi Z sektor formal di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja Generasi Z sektor formal di Kota Banjarmasin dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,248, nilai t hitung 1,993, dan nilai signifikansi 0,049 < 0,05. Selanjutnya, pengalaman keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,727, nilai t hitung 6,604, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, literasi keuangan dan pengalaman keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi dengan nilai F hitung sebesar 130,621 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,724 menunjukkan bahwa 72,4% variasi pengelolaan keuangan pribadi dapat dijelaskan oleh literasi keuangan dan pengalaman keuangan, sedangkan 27,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman keuangan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pribadi pekerja Generasi Z sektor formal di Kota Banjarmasin.