DETAIL DOCUMENT
DETERMINASI HUBUNGAN GAYA HIDUP SEDENTARI, STRES KERJA, DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEGAWAI BANK DI KOTA BANJARMASIN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Kholida, Ismi
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine 
Datestamp
2026-08-29 03:45:29 
Abstract :
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi permasalahan kesehatan global dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, diantaranya gaya hidup sedentari, stres kerja, dan pola makan. Lingkungan kerja perbankan memiliki karakteristik pekerjaan dengan aktivitas duduk dalam waktu lama, tuntutan pekerjaan yang tinggi serta keterbatasan waktu yang dapat memengaruhi kebiasaan makan pegawai. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya hidup sedentari, stres kerja, dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada pegawai Bank Kalsel di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 52 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi pada pegawai Bank Kalsel sebesar 13,5%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup sedentari dengan kejadian hipertensi (p = 0,001). Sementara itu, stres kerja (p = 0,392) dan pola makan (p = 0,397) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi pada pegawai Bank Kalsel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup sedentari dengan kejadian hipertensi, sedangkan stres kerja dan pola makan tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian hipertensi pada pegawai Bank Kalsel di Kota Banjarmasin. Oleh karena itu, diperlukan uupaya promotif dan preventif di lingkungan kerja melalui peningkatan aktivitas fisik, pengurangan perilaku sedentari, serta penerapan gaya hidup sehat untuk mendukung pencegahan hipertensi pada pegawai. 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin