DETAIL DOCUMENT
MENGANALISIS PENGARUH GEOGRAFIS, SOSIAL EKONOMI, TEKNOLOGI DIGITAL, DAN BUDAYA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK PRASEKOLAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Sari, Sulfi Mayang
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2026-08-27 05:23:54 
Abstract :
Perkembangan motorik anak dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor termasuk lokasi geografis, status sosial ekonomi, akses ke teknologi, dan kondisi budaya setempat. Memahami hubungan ini sangat penting untuk merancang intervensi dan strategi yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lokasi geografis, status sosial ekonomi, penggunaan teknologi pada keterampilan motorik dasar anak usia 3-5 tahun. Sekelompok 94 anak di provinsi Kalimantan Selatan berusia antara 3 dan 5 tahun. Pengumpulan data dilakukan di 8 sekolah yang berbeda, dan keterampilan motorik dinilai menggunakan tes MOBAK-KG untuk menilai kompetensi motorik dasar (BMC) di taman kanak-kanak dan analisis varians satu faktor (ANOVA) digunakan untuk menentukan apakah keterampilan motorik anak-anak prasekolah berbeda berdasarkan lokasi geografis, status sosial ekonomi, akses ke teknologi, dan kondisi budaya setempat. Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai faktor eksternal, seperti lokasi geografis, status sosial ekonomi, akses ke teknologi digital, dan latar belakang budaya, memengaruhi perkembangan keterampilan motorik anak-anak. Anak laki-laki, terutama di daerah perkotaan dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi, akses ke teknologi digital, dan latar belakang budaya modern, menunjukkan kinerja yang lebih baik. Anak perempuan menunjukkan lebih sedikit perbedaan, meskipun beberapa anak perempuan dari daerah pedesaan dengan status sosial ekonomi rendah dan latar belakang budaya konvensional unggul dalam keterampilan tertentu seperti “Melompat” dan “Melempar.” 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin