DETAIL DOCUMENT
ANALISIS MODEL KEPEMIMPINAN ASISTEN LAPANGAN PADA DAPUR\r\nMAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) TERHADAP KINERJA RELAWAN SPPG\r\nPEMURUS BARU 2
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
Saputra, M. Ikhad Ilhami
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2026-08-22 03:47:55 
Abstract :
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis model kepemimpinan yang\r\nditerapkan oleh asisten lapangan dalam meningkatkan kinerja relawan, sekaligus menentukan\r\nmodel kepemimpinan yang paling efektif pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)\r\nPemurus Baru 2 dalam penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pendekatan\r\nyang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Informan\r\npenelitian dipilih menggunakan teknik purposive yang melibatkan satu orang asisten lapangan\r\ndan empat orang relawan. Data diperoleh melalui proses wawancara, observasi, serta\r\ndokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan\r\nkesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa asisten lapangan mengombinasikan\r\nbeberapa model kepemimpinan yang meliputi kepemimpinan transformasional, dan\r\nsituasional. Penerapan kepemimpinan transformasional tercermin dari upaya memberikan\r\nmotivasi, arahan, serta menjadi teladan bagi relawan. Kepemimpinan transaksional diwujudkan\r\nmelalui pemberian penghargaan maupun teguran yang disesuaikan dengan capaian kerja\r\nrelawan. Adapun kepemimpinan situasional terlihat dari kemampuan pemimpin dalam\r\nmenyesuaikan pendekatan kepemimpinan dengan kondisi operasional di lapangan serta\r\nkarakteristik setiap relawan. Berdasarkan hasil analisis, kepemimpinan situasional dinilai\r\nsebagai model yang paling efektif karena mampu beradaptasi terhadap dinamika operasional,\r\nkeberagaman karakter relawan, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kerja,\r\nkuantitas hasil, ketepatan waktu penyelesaian tugas, kerja sama tim, efisiensi pelaksanaan\r\npekerjaan, dan kedisiplinan relawan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa\r\npenerapan model kepemimpinan yang bersifat adaptif, dengan kepemimpinan situasional\r\nsebagai pendekatan yang dominan dan diperkuat oleh kepemimpinan transformasional,\r\nmemberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja relawan di SPPG Pemurus Baru 2.\r\nHasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi sekaligus referensi\r\nbagi pengelola SPPG maupun organisasi yang berbasis kerelawanan dalam merancang dan\r\nmengembangkan model kepemimpinan yang lebih efektif guna meningkatkan mutu pelayanan\r\nkepada masyarakat. 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin