DETAIL DOCUMENT
PENGUNAAN BUNGKIL INTI SAWIT YANG DIFERMENTASI DENGAN SACCHAROMYCES CEREVISAE DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS INTERIOR TELUR ITIK MOJOSARI (UMUR 16 – 18 MINGGU)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin
Author
AMALIA, RISKI
Subject
SF Animal culture 
Datestamp
2026-10-02 02:52:04 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bungkil inti sawit (BIS) yang difermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae terhadap kualitas interior telur itik Mojosari umur 16–18 minggu. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan itik Mojosari umur 16–18 minggu yang diberikan pakan dengan penambahan bungkil inti sawit terfermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae pada tingkat pemberian yang berbeda. Parameter yang diamati meliputi warna kuning telur, berat kuning telur, indeks kuning telur, dan Haugh Unit (HU). Data hasil penelitian dianalisis secara statistik untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap masing-masing parameter kualitas interior telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bungkil inti sawit yang difermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap warna kuning telur, berat kuning telur, indeks kuning telur, dan Haugh Unit telur itik Mojosari umur 16–18 minggu. Tidak adanya pengaruh nyata menunjukkan bahwa penggunaan bungkil inti sawit terfermentasi dalam pakan belum mampu memberikan perubahan yang signifikan terhadap kualitas interior telur yang diamati. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bungkil inti sawit terfermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae pada itik Mojosari umur 16–18 minggu tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kualitas interior telur, yang meliputi warna kuning telur, berat kuning telur, indeks kuning telur, dan Haugh Unit. 

Institution Info

Universitas Islam Kalimantan M A B Banjarmasin