Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam
memotivasi kerja pegawai pada Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten
Kapuas. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode kuantitatif. Tehnik
pengumpulan data yang penulis lakukan adalah obserpasi, kuesioner, dan studi
pustaka. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Peran
kepemimpinan dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai sudah baik, pemimpin
mampu dalam menjalankan tugasnya dengan baik dan penghargaan atas prestasi
kerja sudah berjalan dengan cukup baik sehingga motivasi kerja pegawaipun akan
meningkat dengan adanya fasilitas-fasilitas yang tersedia di Akademi Keperawatan
Pemerintah kabupaten kapuas. (2) Kendala-kendala yang dihadapi pemimpin adalah
mengenai keinginan pegawai yang berbeda-beda dengan karakter yang berbeda pula
sehingga menyulitkan pimpinan dalam memenuhi semua apa yang diinginkan
pegawai dan Pimpinan dalam mengambil keputusan sebaiknya didasarkan pada
keputusan bersama, dan keputusan tersebut disetujui oleh semua pegawainya. Dari
hasil analisis persentase menunjukkan bahwa 67,0% peran pemimpin sudah baik
karena mampu mengorganisir bawahannya secara baik dan 68,9% pimpinan Mampu
motivasi kerja pegawai pada akademi keperawatan pemerintah kabupaten Kapuas.
This study aims to determine the role of leadership in motivating
employee work at the Kapuas District Government Nursing Academy. The research
method used by the writer is quantitative methods. Data collection techniques that
the authors do is observation, questionnaires, and literature study. Based on the
results of the study it can be concluded that: (1) The role of leadership in improving
employee work motivation is good, leaders are able to carry out their duties properly
and rewards for work performance are running well enough so that employee
motivation will increase with the available facilities at the Kapuas District
Government Nursing Academy. (2) Constraints faced by leaders are about the desires
of different employees with different characters, making it difficult for leaders to
fulfill all what employees want and leaders in making decisions should be based on
joint decisions, and the decision is agreed by all employees . From the results of the
percentage analysis showed that 67.0% of the role of the leader was good because he
was able to organize his subordinates well and 68.9% of the leaders were able to
work motivation of employees at the Kapuas district government nursing academy.