Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembentukan nilai religius melalui kegiatan
keagamaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan nilai religius melalui kegiatan
keagamaan di MI Karamah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis
studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, dewan guru, siswa dan orangtua.
Pengumpulan data penelitian ini dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji
keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi.. Adapun teknik analis data yang
digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan
hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertama pembentukan nilai religius melalui kegiatan
keagamaan di MI Karamah melalui kegiatan membiasakan mengucap salam, baris berbaris, membaca
janji pelajar lalu berjabat tangan, membaca do?a bersama, melaksanakan salat dhuha dan salat zuhur
berjamaah,tahsin tilawatil qur?an atau bimbingan iqra, jum?at taqwa,yasinan dan infaq mingguan.
Kedua faktor pendukungnya yaitu peraturan tentang tata tertib yang dilaksanakan oleh sekolah secara
langsung, siswa dibina, dibimbing, diarahkan dalam pembentukan karakter positif dengan menanamkan
rasa tanggung jawab, fasilitas/sarana, pembiasaan diri siswa melalui kegiatan-kegiatan yang
menimbulkan kesadaran siswa sehingga tertanam nilai religius seperti pembiasaan salat berjamaah,
salat dhuha, pembacaan dan penghafalan surat-surat pendek. Ketiga faktor penghambatnya yaitu waktu
yang terbatas, fasilitas yang kurang memadai seperti tempat wudhu yang terbatas sehingga siswa harus
antri saat wudhu dan musala yang kecil dan pengawasan kegiatan yang kurang memadai.
This study aims to describe the formation of religious values through religious activities and the factors
that influence the formation of religious values through religious activities at MI Karamah. This
research uses a descriptive qualitative approach with a type of case study. The subjects of this study
were the principal, the teacher council, students and parents. This research data collection through
observation, interviews, and documentation. The data validity test in this study uses triangulation. The
data analysis techniques used are data reduction, data display, and verification or drawing
conclusions. Based on the results of the study, it can be concluded that firstly, the formation of religious
values through religious activities at MI Karamah through activities to say greetings, line up, read
students 'promises and then shake hands, recite prayers together, carry out dhuha prayers and noon
prayers in congregation, tahsin tilawatil qur' an or guidance of iqra, Friday taqwa, yasinan and weekly
infaq. The two supporting factors are regulations on discipline that are implemented by schools directly,
students are nurtured, guided, directed in forming positive characters by instilling a sense of
responsibility, facilities/ facilities, habituation of students through activities that raise student
awareness so that religious values are embedded. such as the habituation of congregational prayers,
dhuha prayers, reading and memorizing short letters. The three inhibiting factors are limited time,
inadequate facilities such as limited places for ablution so students have to queue for ablution and small
prayer rooms and inadequate supervision of activities.