Abstract :
Listrik dihasilkan dari pembangkit listrik yang kemudian ditransmisikan
melalui jaringan transmisi lalu didistribsikan ke konesumen untuk dimanfaatkan
dalam kehidupan seharihari. Proses penyaluran ini tidak lepas dari gangguan yang
timbul akibat dari faktor bahan/jenis penghantar dan faktor jarak. Gangguan yang
biasa timbul pada proses penyaluran adalah gangguan hubung singkat. Gangguan
hubung singkat terdiri dari 4 jenis, yaitu gangguan hubung singkat 3 fasa, gangguan
hubung singkat satu fasa ke tanah, gangguan hubung singkat ganda, dan gangguan
hubung singkat ganda ke tanah. Gangguan yang terjadi ini harus ditemukan secara
cepat untuk pemulihan recovery time, semakin panjang penyulang yang dimiliki,
semakin lama juga upaya recovery time. PT. PLN UP3 Palangkaraya memiliki
panjang jaringan 3.839 kms, sehingga apabila terjadi gangguan dibutuhkan waktu
recovery time yang lama. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mempercepat
recovery time dan mengurangi ENS (energy not sale) saat terjadi gangguan yaitu
melakukan analisa pencarian titik lokasi gangguan berdasarkan record gangguan
yang terjadi dan simulasi short cicuit ETAP. Metode yang digunakan adalah
dimulai dari pengumpulan data dan informasi record gangguan, membuat single
line diagram pada ETAP 12.6, melakukan pengecekan dengan simulasi load flow,
melakukan simulasi short circuit analysis, melakukan analisa titik lokasi gangguan
dan kesimpulan.